Tentang Kami
Para legal & pengacara kami, selalu berjuang maksimal
Masing-masing pengacara dan para-legal kami memiliki reputasi dan pengalaman panjang di Indonesia. Sekalipun kami berbasis di Bali, namun berbagai kasus di Indonesia juga kami tangani dengan baik. Berbagai bidang hukum menjadi spesialisasi kami.
Sri Kresna Duta, Pengacara Duta Kebenaran
Kami mendapat anugerah kemampuan dan intelektual dari Hyang Widhi Wasa, untuk mendampingi kepentingan klien kami. Dengan berpegang teguh di jalan kebenaran, kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Pengalaman panjang telah mengajarkan kami berbagai hal, memberi kami pandangan luas dan pemahaman yang lebih dalam. Dengan pengalaman tersebut kami yakin untuk dimampukan mendapatkan solusi dalam setiap permasalahan dan perkara yang anda serahkan kepada kami.
Profil pribadi
Terlahir dalam segala keterbatasan di masa kecil, tidak melemahkan semangat untuk belajar dan berusaha. Justru dengan pengalaman yang kurang beruntung tersebut menjadi cemeti kemauan dan kemampuan untuk terus maju. Menjadi api semangat dan fundamental pola pikir yang lebih dewasa.
Sebagai pengacara, tentunya menjadi pendengar yang baik dari permasalahan yang klien hadapi adalah proses penting dalam pengumpulan data dan fakta. Dengan berkomunikasi secara intens dan keterbukaan klien, kami akan dimampukan untuk menentukan langkah pendampingan hukum yang solutif di kemudian hari.
Tidak hanya di dunia Hukum, namun berbagai kegiatan sosial adat dan politik pun menjadi salah satu nilai lebih Sri Kresna Duta dalam memberikan pelayanan hukumnya. Berbagai jabatan di Desa Adat, Majelis Adat, Sosial Budaya, Agama dan Organisasi Politik telah membentuk dan memberi kami kesempatan bersudut pandang yang teramat luas.
Dr. I Wayan Bagiarta SH, MH
Pengacara Senior dan Pendiri SKD Lawyer (NIA PERADI 90.10137)
Dr. I Wayan Bagiarta SH, MH, telah menjalani kegiatannya di bidang hukum sebagai pengacara sejak 1990 dan telah menangani beberapa permasalahan hukum di Indonesia, khususnya sengketa Hukum Perdata dan Hukum Adat di Bali dan Indonesia.
Selain menangani berbagai perkara hukum, juga pernah berkecimpung di dalam masyarakat sebagai Prajuru Majelis Desa Adat Prov. Bali (2020-2023); Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karangasem, Bali (2009-2014); Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Karangasem, Bali (2007-2012); Ketua Kertha Desa Majelis Desa Adat Kab. Karangasem (2015-2020); Wakil Ketua PHDI Bali (2012-2017) dan menjabat sebagai Bendesa Adat Desa Pakraman Karangasem (2010-2024).
Karir & Pendidikan
Organisasi
Politik & adat
MDA Desa Adat Kab. Karangasem
I Nyoman Ardika, SH, MH
Pengacara Senior (NIA PERADI 19.03111)
I Nyoman Ardika, SH, MH bergabung dengan Sri Kresna Duta sejak 2018, setelah sebelumnya bergabung dengan Kepolisian Republik Indonesia dari tahun 1982 hingga 2018 dengan pangkat terakhir Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kepolisian Daerah Bali.
Di tingkat kepengurusan, beliau pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Persatuan Purnawirawan POLRI Cabang Karangasem mulai 2018 hingga sekarang dan Kepala Bagian Organisasi Indonesia Tionghoa (INTI) Cabang Karangasem mulai tahun 2022 hingga sekarang.
Ni Nengah Dwi Candra Kusumagandhi SH., M.H. Kes.
Pengacara junior (NIA PERADI 22.04923)
Dwi Candra Kusumagandhi SH adalah pengacara junior yang saat ini sedang menempuh pendidikan hukum kesehatan di Universitas Gajah Mada sejak tahun 2020.
Dwi bergabung dengan Sri Kresna Duta sejak tahun 2020 setelah menyelesaikan studi hukumnya di Universitas Udayana dan bergabung dengan PERADI.
Dr. Dewa Krisna Prasada, S.H., M.H
NIA PERADI: 21.02078
Dr. Dewa Krisna Prasada, S.H., M.H., telah berkecimpung di bidang hukum sebagai advokat sejak tahun 2020 dan menjadi dosen di Fakultas Hukum Universitas Pendidikan Nasional Denpasar.
Berlatar belakang Hukum, beliau memperoleh gelar Sarjana (S1) dari Universitas Udayana pada tahun 2017, kemudian melanjutkan pendidikan Pascasarjana (S2) dari Universitas Udayana Denpasar pada tahun 2019, dan gelar Doktor (S3) dari Universitas Brawijaya Malang pada tahun 2024 dengan spesialisasi Hukum Adat Pariwisata, Sosiologi Hukum, Hak Adat, Hukum Perdata, dan Kajian Sosio-Legal.
Konsultasi dengan team kami
Kebenaran hakiki adalah milik Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Perjuangan dan usaha adalah tugas dan tanggung jawab Manusia.
Maka berusaha dan berdoa adalah keharusan.- SriKresnaDuta Lawyer -